Showing posts with label tips dapur. Show all posts
Showing posts with label tips dapur. Show all posts

Tuesday, February 26, 2013

Tips Hari Ini: Trik Merebus Telur Tanpa Kulitnya

 http://klimg.com/vemale.com/headline/650x325/2013/02/cara-merebus-telur-tanpa-kulitnya.jpg
Photo From : Here

Apakah anda pernah melihat atau mencicipi telur rebus yang dimasak tanpa kulitnya? putihnya matang sempurna dan lembut seperti telur rebus biasanya. Namun, kuningnya tidak pecah dan terlalu matang, tapi legit setengah matang dan sangat cocok dijadikan sarapan atau teman nasi goreng. Ternyata, memasak telur seperti itu butuh teknik juga looohhh. Di dunia kuliner, telur yang direbus tanpa kulitnya biasa disebut dengan nama poached egg. Kalau dibayangkan memang mudah, tetapi saat mempraktekkannya, Anda harus punya trik khusus agar hasilnya sempurna.

Dikutip dari AntaraNews, seorang juru masak andalan resto Sunny Side Up, Dwi Rahmat memberikan bocoran trik membuat poached egg ini. "Untuk membuat poached egg yang sempurna, telur direbus tanpa kulit pada cairan yang mengandung cuka dan garam," jelas Dwi. Di situlah kunci agar putih telur tetap utuh dan tidak bercampur atau pecah di dalam air.

Langkah-langkah pembuatan poached eggs:
  1. Siapkan telur yang akan direbus, cuci bersih.
  2. Didihkan air, tambahkan sedikit garam dan cuka.
  3. Pecahkanlah ujung telur secara perlahan, dan buka sedikit saja agar memiliki celah (seperti saat Anda ingin memisahkan putih dari kuningnya)
  4. Tempelkanlah telur pada bibir mangkok saat akan memasukkan telur ke dalam panci.
  5. Apinya kecil saja agar bagian kuningnya bisa setengah matang.
  6. Saat telur mengambang, angkat lalu tiriskan.
Poached egg yang sempurna adalah ketika putih telur matang tapi kuningnya masih setengah matang. Apabila kuningnya masih mentah, maka api yang digunakan terlalu besar.

Waktu memasak:

a. Untuk telur yang disimpan di suhu ruang
  • Dengan api kecil, berkisar antara 2 menit 30 detik hingga 2 menit 40 detik saja.
b. Untuk telur yang disimpan di dalam lemari es
  • Biasanya sekitar 3 menit. Semakin besar telurnya, maka waktu yang dibutuhkan akan semakin lama.
Poached egg yang sempurna
  1. Sebaiknya siapkan air es di dalam mangkuk.
  2. Seketika setelah si telur diangkat dari panci, ditiriskan sejenak dari air panas, masukkan telur ke dalam mangkuk yang berisi air es tersebut. Maka telur akan lebih padat dan kenyal, serta terjaga bentuknya.

Saturday, February 9, 2013

Tips Hari Ini : Agar Sayur Hijau Tidak Memudar Setelah Direbus

http://klimg.com/vemale.com/headline/650x325/2013/01/tips-agar-sayur-tetap-hijau-setelah-direbus.jpg
Sumber Gambar : Ini

Banyak sekali makanan di Indonesia yang membutuhkan sayur rebus sebagai pelengkapnya. Misalnya saja , gado-gado, pecel, lotek, urap-urap dll. Sayur-sayur tersebut akan terasa lezat dan segar dinikmati dengan nasi hangat.

Sayang beribu kali sayang, sayur hijau yang direbus sering kehilangan warna hijaunya. Sehingga warnanya berubah menjadi agak kecokelatan dan kurang menarik untuk dinikmati.

Nah, sekarang kami punya tips bagaimana caranya agar sayur hijau tersebut tidak berubah warna alias tetap hijau walaupun sudah direbus. Caranya cukup simpel dan mudah :
  • Pertama, Rebuslah air secukupnya, kurang lebih 1 literan lah.
  • Lalu, Tuangkan 1 sendok teh garam ke dalam air rebusan tadi.
  • kemudian, Masukkan sayur hijau, rebus seperti biasa, angkat,  dan tiriskan.
  • Sayur Anda akan tetap hijau dan cantik dengan cara ini.
  • Jika Anda juga merebus sayur lain, dahulukanlah sayur dengan warna pucat. Misalnya kubis, taoge, wortel, baru tuangkan garam pada air rebusan untuk merebus sayuran yang berwarna hijau.

    Gampang sekali, bukan? Silahkan anda coba di dapur anda masing-masing. hehehhh :D Selamat Mencoba Qaqaaaaa :D

Friday, January 11, 2013

Tips Hari Ini : Mana Margarin Dan Mana Mentega?

http://lapar.com/wp-content/uploads/2012/09/margarin.jpg 
Sumber Gambar : Klik

Mirip tapi beda. Ya, margarin dan mentega memang mirip, tapi sebenarnya mereka adalah dua bahan yang berbeda. Ini mentega atau margarin, ya?  Hmm... masih bingung membedakannya?
Sebenarnya tidak sulit juga kok membedakan mana  margarin dan mana mentega. Sayangnya, karena tidak tahu kita jadi sering salah sebut. Yang margarin kita sebut mentega, dan mentega kita sebut margarin.

Nah, agar Anda tidak keliru lagi dalam menyebutnya, pahami perbedaan mentega dan margarin berikut ini:

Mentega atau butter
  • Terbuat dari lemak susu hewani (bukan nabati)
  • Mentega itu lebih gurih dan beraroma
  • Mentega ada dua jenis, mentega asin dan mentega manis.
  • Mentega lebih mudah mencair, sehingga lebih baik disimpan di dalam wadah yang tertutup dan dimasukkan ke dalam lemari es
Margarin
  • Margarin terbuat dari minyak nabati atau tumbuh-tumbuhan (bukan hewani)
  • Tidak seperti mentega, margarin cenderung kurang beraroma.
  • Berbeda dengan mentega, margarin hanya memiliki rasa asin saja
  • Margarin lebih padat ketimbang mentega, tidak mudah meleleh karena memiliki titik beku rendah.
Namun, bagaimanapun keduanya harus disimpan dengan rapi di dalam wadah yang tertutup setelah dibuka dari kemasannya. Kami menyarankan untuk menyimpannya di dalam lemari es agar tidak mudah terkontaminasi oleh debu, kotoran dan bakteri jamur di suhu ruangan.

Nah, sekarang sudah tahu kan bedanya mentega dan margarin. Jangan lupa baca kembali resep sebelum memasak atau membuat kue, apakah margarin atau mentega yang digunakan? Jangan salah lagi ya? Semoga tulisan ini bermanfaat :D Admin pamit, mau tidur, ngantuknya cetar membahanaaa :P

Tips : Sebaiknya Bahan Makanan Ini Tidak Dimasukkan Ke Dalam Kulkas

http://klimg.com/vemale.com/headline/650x325/2012/10/jangan-masukkan-6-bahan-makanan-ini-ke-kulkas.jpg 
Sumber Gambar : Klik

Dilansir dari realsimple.com bahwa sebenarnya kita tidak perlu menyimpan segudang harta karun di dalam kulkas. Terkadang kita ingin menyimpan bahan makanan di dalam kulkas agar awet, padahal sebenarnya mereka bisa bertahan di bilik makanan anda tanpa harus didinginkan di dalam kulkas. Bahkan, dengan mendinginkannya, bisa mengurangi daya tahan dan manfaatnya..

Berikut bahan makanan yang sebaiknya tidak Anda masukkan ke dalam kulkas.

Saus Botolan
Saus botolan dikemas dan diolah secara khusus sehingga bisa bertahan lebih dari beberapa bulan. Anda tidak perlu mendinginkannya di kulkas karena malah akan menurunkan kualitas dan membuatnya sulit dikeluarkan dari wadah.

Kentang dan Umbi-Umbian
Memasukkan bahan makanan ini ke dalam kulkas hanya akan memengaruhi rasanya. Lebih baik menyimpannya di dapur atau lemari makan dengan terbungkus kertas, bukan pembungkus plastik. Pembungkus plastik bisa menahan air dan akan mempercepat pembusukan.

Roti
Jangan memasukkan roti ke dalam kulkas karena bisa mengeringkan roti lebih cepat. Simpan dalam suhu ruangan agar tetap empuk dan tidak kaku sehingga nikmat dimakan.

Bawang Bombay, Bawang Putih dan Bawang Merah
Bahan-bahan seperti ini membutuhkan wadah yang memiliki sirkulasi udara. Tidak terlalu lembab dan tidak terlalu kering. Jauhkan dari kentang dan umbi-umbian karena mempengaruhi bawang untuk cepat membusuk. Bawang putih yang disimpan di dapur tanpa didinginkan bisa bertahan sekitar dua bulan.

Tomat
Tomat yang segar akan memberikan banyak manfaat bagi kita. Namun meletakkannya di lemari es hanya akan membuatnya susut dan kurang segar. Tomat yang matang bisa bertahan selama tiga hari.

Kopi
Meletakkan kopi di lemari pendingin bisa menyebabkan pengembunan dan mempengaruhi aroma serta rasa kopi. Untuk menjaga rasa kopi agar tetap nikmat, simpanlah kopi pada toples yang kering dan rapat lalu simpan dalam suhu kamar.

Itulah bahan-bahan makanan yang sebaiknya tidak disimpan di kulkas. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Sobat.

Terimakasih telah berkunjung. Salam dari Hamdy Harlino :D